Bingkai Kehidupan
Dari kehidupan keluarga sederhana disebuah
Tak urung waktu berputar dengan bertambahnya usia, yang ada dalam benaknya hanyalah sebuah kehidupan penuh dengan sejuta impiannya demi keutuhan cinta bagi keluarga bersama.
Dan kini...apakah ia sanggup mewujudkannya?
Selasa, 07 Juli 2009
Wow....
Sejenak berendam di lautan dan sesekali bermainkan deru ombak lalu berlumurkan butiran butiran pasir, terasa diri ini bagaikan hidup dimasa kecil yang tak mengenal betapa kerasnya hidup ini kawan...yang kita kenal hanya sebuah tangisan dan renggekan. Masih pantaskah kita merenggek dan dan menangis saat jemari tangan tangan ini yang tak lagi mungil gagal meraih harapan?? Hmm...tidak untukku. Hari masih panjang kawan dan waktu tak pernah berhenti hingga detak jantung kita tak lagi berdetak. Maka tersenyumlah...sesedih apapun jiwa kita, terluka parahkah hati kita? itu sudah semestinya saat cinta dunia mulai menggerogoti naluri dan mari kita jaga bersama cinta untukNYA. Cinta itu yang lebih abadi selain cinta apapun...
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)
2 komentar:
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49
Wuih abis ngadem di pantai, asik banget nih, jadi pengen nih, dah lama g ke pantai :(
Poskan Komentar