Bingkai Kehidupan
Dari kehidupan keluarga sederhana disebuah
Tak urung waktu berputar dengan bertambahnya usia, yang ada dalam benaknya hanyalah sebuah kehidupan penuh dengan sejuta impiannya demi keutuhan cinta bagi keluarga bersama.
Dan kini...apakah ia sanggup mewujudkannya?
Kamis, 31 Maret 2011
Rinai Pagi 4....
Kupungguti serpihan sajak sajak pagi ini
Pada kebisuan embun embun membasah daun
Pada arakan awan yang mendung
Pada kehangatan cahaya berkabut yang membangunkan lamunan
Pada keindahan jiwa yang bersandiwara
Pada kenangan CInta yang mengikis masa
Pada kerikil kerikil yang membeku
dan menyanyat pilu
Pada keabadian, tak terlupa nama kita kurajut diam diam
Sekalipun, kita telah sampai pada titik kesudahan
Harapan pun, tak ada luka terasakan
Lingkar waktu adalah sebuah jawaban
Diantara sketsa sketsa kehidupan,
tetap saja kesunyian bukanlah lambang kematian.
Salam....
Tepian Kota Mimpi, 250311//06.15'
**foto koleksi pribadi
| Reaksi: |
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)

0 komentar:
Poskan Komentar